China Perkuat Rusia Tolak Serangan AS ke Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 06 September 2013, 11:33 WIB
China Perkuat Rusia Tolak Serangan AS ke Suriah
presiden china Xi Jinping/net
rmol news logo Setelah Rusia, Pemerintah China juga menolak intervensi militer Amerika Serikat terhadap Suriah. Pasalnya, serangan militer akan menaikkan harga minyak dan menciptakan krisis ekonomi.

"Aksi militer akan menimbulkan dampak negatif bagi ekonomi global, khususnya pada harga minyak. Hal tersebut akan menyebabkan kenaikan harga minyak," kata Zhu Guangyao, Deputi Keuangan Cina di Rusia, sebelum G20 berlangsung, seperti dilansir The Guardian (Jumat, 6/9).

Sikap China ini menyusul pernyataan Paus Francis terkait Suriah. Paus menyurati Presiden Rusia (Rabu, 4/9), Vladimer Putin sebagai tuan rumah pertemuan G20. Ia mendesak para pemimpin negara di pertemuan tersebut mencari solusi damai terkait konflik di Suriah.

Dalam suratnya juga, Paus menentang dengan tegas rencana intervensi militer terhadap Suriah. Paus menegaskan bahwa intervensi militer akan turut mempengaruhi pembangunan ekonomi.

"Tanpa perdamaian, tidak ada bentuk pembangunan ekonomi. Kekerasan tidak pernah melahirkan perdamaian, kondisi yang diperlukan untuk pembangunan," tulis Paus.

Amerika Serikat berencana melakukan intervensi militer terhadap Suriah karena mengklaim bahwa rezim Assad yang berkuasa telah menggunakan senjata kimia melebih batas. Namun rencana tersebut mendapatkan pertentangan dari dunia internasional, salah satunya adalah dari Rusia yang menganggap bahwa Amerika Serikat tidak mampu membuktikan tuduhanya tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA