"Iran, seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, menganggap setiap tindakan terhadap Suriah tidak hanya berbahaya bagi kawasan, tetapi juga untuk sekutu AS. Iran percaya tindakan demikian tidak akan menguntungkan siapa pun," kata Rouhani dalam pertemuan Dewan Ahli Kepemimpinan ke-14 Rabu (4/9), seperti yang dikutip dari
irib.ir.
Rouhani juga menyatakan sikap tegas Iran yang mengecam tindakan Amerika Serikat tersebut.
"Kami sangat mengecam setiap tindakan bermusuhan terhadap negara-negara regional, khususnya Suriah, " tegas Rouhani.
Menurut Rouhani, keputusan Presiden Barack Obama untuk meminta persetujuan Kongres sebelum melancarkan serangan militer terhadap Suriah menunjukkan bahwa retorika perang Washington tidak memiliki legitimasi di dalam maupun di luar negeri.
Rouhani juga menyatakan bahwa Iran akan mendukung Suriah dengan cara memberikan bantuan kemanusiaan.
"Jika Suriah menghadapi masalah, Republik Islam Iran akan memenuhi kewajiban agama dan kemanusiaan untuk menyediakan makanan dan obat-obatan bagi Suriah," pungkasnya.
Sementara itu, seperti yang dikutip dari
Telegraph, panel Senat Amerika Serikat telah memutuskan untuk menyetuji penyerangan militer Amerika Serikat ke Suriah pada Rabu (4/9) waktu setempat.
Pemungutan suara mendapatkan hasil 10-7 yang memberikan otoritas untuk melakukan intervensi militer selama 60 hari dengan kemungkinan tambahan 30 hari.
Dengan demikian, Barack Obama telah mengantongi izin awal untuk melakukan intervensi militer terhadap Suriah.
[ald]
BERITA TERKAIT: