
Keinginan Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk menyerang Suriah ternyata bukan isapan jempol semata. Buktinya, presiden kulit hitam pertama AS itu kini tengah giat menyiapkan legalitas untuk menyerang negera yang berkonflik selama lebih dua tahun itu.
Obama kini mulai menyiapkan langkah awal melegalkan penyerangan, yaitu dengan meminta Kongres AS mengesahkan keputusan untuk menyerang Suriah.
"Saya akan mencari pengesahan untuk menggunakan kekuatan militer dari representasi rakyat Amerika di Kongres," kata pria yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Menteng, Jakarta itu sebagaimana dilansir
AFP, Minggu (1/9).
Lebih lanjut, Obama menilai perbuatan Presiden Bashar Al Assad terhadap rakyat Suriah sebagai perbuatan yang keji. Bashar, menurut laporan intelijen AS, telah membunuh lebih dari 1.400 rakyat Suriah dengan menggunakan serangan senjata kimia.
Konstitusi di AS memang mengatur bahwa masalah keputusan perang ditentukan oleh Kongres, bukan presiden. Maka dari itu, Obama wajib terlebih dahulu meminta persetujuan dari Kongres AS sebelum nantinya meminta persetujuan kepada dunia internasional.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: