Jurubicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pemerintah Yaman menunjukkan senjata-senjata dimuat ke kapal itu di Iran.
Pernyataan Nuland hari Sabtu (9/2) juga memuji permintaan Yaman untuk penyelidikan Dewan Keamanan PBB atas insiden tersebut. Permintaan Yaman ini, lanjut Nulland, menunjukkan kewaspadaan dalam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan, transisi politik, dan stabilitas regional negeri itu. Demikian dikutip
Voanews (Minggu, 10/2).
Penyelidikan PBB diharapkan Nulland bisa menentukan dari mana asal kapal itu, sehingga DK PBB bisa mengambil langkah tindak lanjutdemi keamanan di Afrika dan Timur Tengah.
Angkatan Laut AS bersama pengawal pantai Yaman menghentikan kapal yang dipenuhi senjata itu di Laut Arab pada bulan lalu. Senjata yang ditemukan dalam kapal itu antara lain rudal anti-pesawat portable, mortir, dan granat berpeluncur roket.
Kementerian Luar Negeri AS menduga senjata-senjata itu diniatkan untuk menyebabkan kerusakan besar di Afrika Utara.
[ian]
BERITA TERKAIT: