Usai Hollande Nyatakan Komitmen, 30 Jet Tempur Perancis Serang Pemberontak Mali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 03 Februari 2013, 21:36 WIB
Usai Hollande Nyatakan Komitmen, 30 Jet Tempur Perancis Serang Pemberontak Mali
Francois Hollande/ist
rmol news logo Tak lama setelah Presiden Perancis Francois Hollande menyatakan komitmen negaranya untuk membantu Mali memberantas para pemberontak, pasukan Perancis segera melancarkan operasi besar di dekat wilayah Kidal yang merupakan kota terakhir yang masih dikuasai kelompok militan.

Serangan udara dilakukan pasukan Perancis pada Minggu (3/2) pagi waktu setempat. Jurubicara Perancis mengatakan 30 pesawat tempur membom pusat logistik dan latihan pemberontak di Tessalit, sebelah utara Kidal. Demikian dikutip BBC (Minggu, 3/2).

Pasukan Prancis beberapa hari lalu memang sudah menguasai bandara di Kidal dan mulai bergerak maju untuk merebut kembali kota tersebut.

Sebelumnya operasi bersama Prancis dan Mali telah berhasil membebaskan Timbuktu dan Gao dari gengaman kelompok militan Ansar Dine.

Sementara itu, beberapa jam sebelum serangan udara tersebut, Presiden Hollande yang berkunjung ke Mali menegaskan bahwa pasukan Perancis akan tetap berada di Mali hingga pasukan pemberontak dilenyapkan atau paling tidak hingga pasukan wilayah Afrika Barat dikerahkan untuk melindungi negara itu.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA