Pernyataan ini merupakan reaksi keras dari Presiden Assad setelah jet Israel melakukan serangan pada pusat penelitian Suriah di Jamraya pada Rabu (30/1) lalu.
"Serangan itu telah membuka kedok peran sebenarnya Israel. Mereka bekerjasama dengan pasukan asing dan agen-agen mereka di tanah Suriah, untuk mengacaukan dan melemahkan Suriah," kecam Bashar al Assad, sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 3/2).
Dalam sebuah siaran televisi nasional Suriah al Ikhbariya menunjukkan bahwa apa yang dikatakan Assad benar adanya. Dalam rekaman tersebut diperlihatkan bahwa jet tempur Israel menyerang pusat penelitian Suriah di Jamraya dan merusak bangunan yang ada serta beberapa kendaraan nampak terbakar.
Semantara disisi lain, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak memang mengakui serangan tersebut. Menurutnya, serangan itu dilancarkan untuk menghalau konvoi senjata Suriah menuju Lebanon.
"Kami tidak berpikir (Suriah) harus diperbolehkan untuk membawa sistem persenjataan canggih ke Libanon," ujar Ehud Barak dalam Konferensi Keamanan Munich.
[ian]
BERITA TERKAIT: