Pemerintah Myanmar Akan Gelar Dialog dengan Pemberontak Kachin di China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 03 Februari 2013, 20:18 WIB
Pemerintah Myanmar Akan Gelar Dialog dengan Pemberontak Kachin di China
thein sein/ist
rmol news logo Pemerintah Myanmar akan menggelar dialog dengan pemberontak etnis Kachin di China pada pekan ini. Ini dilangsungkan guna mencari solusi pasca sejumlah bentrokan parah terjadi di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut para pejabat dari kedua pihak, perundingan tersebut akan dimulai pada Senin (4/2) di kota perbatasan Ruili. Pertemuan ini berlangsung setelah militer Burma berhasil merebut sejumlah bukit strategis yang menjadi wilayah gerilya di kawasan Laiza, yang menjadi kubu utama gerakan pemberontak itu.

Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa pemerintah Myanmar melancarkan serangan tersebut untuk memperkuat posisi tawar mereka di meja runding. Demikian dikutip Voanews (Minggu, 3/2).

Sejak konflik kembali pecah pada Juni 2011 setelah gencatan senjata selama 17 tahun, kedua pihak telah mengadakan 10 kali perundingan untuk mengakhiri konflik. Namun, perundingan tersebut selalu gagal mendamaikan kedua belas pihak.

Seperti etnis minoritas lainnya di Burma, Kachin menuntut adanya otonomi yang lebih luas dari pemerintah pusat. Mereka adalah satu-satunya kelompok etnis pemberontak utama yang belum mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Presiden Thein Sein.

Padahal, Presiden Thein telah mendapat pujian dari banyak negara internasional karena melakukan berbagai usaha politik dan ekonomi menuju demokrasi dalam dua tahun ini. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA