Inggris dan Perancis Ikuti Jejak AS Kecam Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 02 Desember 2012, 15:18 WIB
Inggris dan Perancis Ikuti Jejak AS Kecam Israel
pemukiman israel/ist
rmol news logo Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan kecaman atas keputusan Israel membangun 3.000 rumah bagi pemukiman baru di Yerusalem Timur dan Tepi Barat pada Sabtu (1/12).

Hanya sehari berselang, kecaman AS untuk Israel ini diikuti oleh pemerintah Inggris dan Perancis. Kedua negara itu menyebut pembangunan permukiman baru ini akan menghalangi dimulainya kembali perundingan damai Israel dan Palestina.

"Pemerintah Inggris dengan tegas mendesak Israel untuk membatalkan keputusan tersebut," kata Menteri Luar Negeri  Inggris William Hague, sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 2/12).

Hague menambahkan, dengan adanya keputusan itu maka kesempatan untuk mewujudkan solusi dua negara makin kecil. Kedua belah pihak bersama masyarakat internasional harus mendorong dialog dan perundingan damai.

"Kami meminta pemerintah Israel tidak mengambil langkah-langkah yang justru menghalangi dimulainya kembali pembicaraan damai," tandas Hague.

Sementari Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius meminta Israel harus menahan diri dan menunjukkan isyarat bersedia kembali ke meja perundingan.

Fabius juga memiliki pandangan yang sama dengan Menlu Hague bahwa pembangunan permukiman baru itu akan menghalangi penerapan solusi dua negara atas masalah Israel-Palestina.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA