Hanya sehari berselang, kecaman AS untuk Israel ini diikuti oleh pemerintah Inggris dan Perancis. Kedua negara itu menyebut pembangunan permukiman baru ini akan menghalangi dimulainya kembali perundingan damai Israel dan Palestina.
"Pemerintah Inggris dengan tegas mendesak Israel untuk membatalkan keputusan tersebut," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague, sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 2/12).
Hague menambahkan, dengan adanya keputusan itu maka kesempatan untuk mewujudkan solusi dua negara makin kecil. Kedua belah pihak bersama masyarakat internasional harus mendorong dialog dan perundingan damai.
"Kami meminta pemerintah Israel tidak mengambil langkah-langkah yang justru menghalangi dimulainya kembali pembicaraan damai," tandas Hague.
Sementari Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius meminta Israel harus menahan diri dan menunjukkan isyarat bersedia kembali ke meja perundingan.
Fabius juga memiliki pandangan yang sama dengan Menlu Hague bahwa pembangunan permukiman baru itu akan menghalangi penerapan solusi dua negara atas masalah Israel-Palestina.
[ian]
BERITA TERKAIT: