Presiden Aquino Tak Mau Hilangkan Kebiasaan Merokok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 24 November 2012, 17:52 WIB
Presiden Aquino Tak Mau Hilangkan Kebiasaan Merokok
Benigno Aquino /ist
rmol news logo Meskipun tahu tidak baik untuk kesehatan tubuhnya, Presiden Filipina Benigno Aquino tetap tidak mau menghentikan kebiasaan buruknya merokok.

Seperti dikutip The West Australian (Sabtu, 24/11), Assosiasi Medis Filipina bahkan telah secara resmi meminta Presiden Aquino untuk tidak merokok lagi karena sering terlihat batuk dimuka umum.

Namun demikian, jurubicara presiden berusia 52 tahun itu menyangkal pernyataan Assosiasi Medis Filipina tersebut. Edwin Lacierda menyebut selama kunjungan resmi ke Australia dan Selandia Baru akhir bulan lalu, batuk Presiden Aquino tidak ada hubungannya dengan merokok, tetapi disebabkan oleh alergi.

Lacierda juga menyebut penyebab anak dari mantan Presiden Corazon Aquino ini gagal terbang ke pertemuan puncak ASEAN di Kamboja pada hari berikutnya adalah karena menderita flu, bukan karena sakit yang diakibatkan oleh kebiasaan merokok.

Menurut Lacierda, kebiasaan merokok yang dilakukan oleh sang presiden berguna untuk menghilangkan stres dalam menghadapi masalah pelik negara.

"Sekarang merokok adalah satu hal yang bisa menghapus stresnya. Jadi biarkan presiden mengatasinya dengan cara terbaik menurutnya. Dia lebih tahu mana yang lebih penting," kata Lacierda.

Selain gagal menghadiri beberapa pertemuan itu, Aquino juga membatalkan pertemuan dengan kepala IMF, Christine Lagarde, pada 16 November kemarin dengtan alasan sakit. Beberapa alasan inilah yang membuat pihak kedokteran Filipina meminta Presiden Aquino untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA