Pemerintah Inggris Ogah Ikut-ikutan Serang Iran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 27 Oktober 2012, 22:27 WIB
Pemerintah Inggris <i>Ogah</i> Ikut-ikutan Serang Iran
bendera inggris/ist
rmol news logo Pemerintah Inggris menegaskan kembali sikapnya yang menolak melakukan serangan ke Iran dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, Pemerintah Inggris yakin pemberlakuan sejumlah sanksi dan jalur diplomasi akan jauh lebih efektif dalam menyikapi isu senjata nuklir di Iran.

"Pemerintah Inggris tidak yakin, langkah militer terhadap Iran adalah hal yang patut dilakukan untuk saat ini," Tegas juru bicara Perdana Menteri Inggris, sebagaimana dilansir Reuters (Sabtu, 27/10).

Pernyataan ini sekaligus menegaskan sikap Inggris yang menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk mendukung pembangunan kekuatan militer di negara-negara Teluk Arab.

Keinginan Inggris untuk terlibat dalam sebuah peperangan juga sudah mulai berkurang. Hal ini disebabkan karena Inggris sudah menghabiskan banyak dana di Perang Iran dan Afghanistan. Inggris pun akhirnya lebih memilih opsi sanksi untuk memperlemah nuklir Iran.

Menurut sejumlah negara Eropa, sanksi yang baru saja diberlakukan Uni Eropa terhadap Iran mulai menghambat perekonomian Negeri Persia itu.

Meski demikian, hal itu tak serta merta membuat Iran jera. Iran tetap melakukan pengembangan teknologi nuklirnya dan pengayaan uranium. Pengayaan uranium adalah hal dasar dalam pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan apapun.

Negeri para Mullah itu juga tak henti-hentinya menegaskan bahwa, program pengayaan uranium itu dimanfaatkan untuk kepentingan damai seperti halnya pembangkit listrik dan pengobatan. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA