Sebelumnya pejabat Pakistan mengaku sedikitnya 15 personel militer mereka hilang saat menjalankan operasi pemberantasan terhadap militan Taliban tersebut. Dan selang beberapa hari kemudian jurubicara Taliban Siajud Din mengirimkan video pemancungan itu ke kantor
AFP.
Dalam video itu, seorang komandan Taliban terlihat sedang berdiri bersama rekan-rekannya. Kepala-kepala terpancung pun terlihat di dekat kaki militan-militan itu.
"Mujahiddin dari Bajaur telah membunuh pasukan-pasukan kafir di Pakistan. Banyak dari mereka yang tewas karena peluru, seperti yang Anda saksikan, 12 orang di antara mereka dipenggal," papar seorang komandan Taliban di video tersebut, seperti dikutip
AFP (Sabtu, 1/9).
Namun demikian, belum ada konfirmasi dari pihak militer Pakistan yang membenarkan bahwa kepala-kepala yang ada di video itu adalah personel mereka.
Pihak Taliban mengatakan salah satu alasan mereka melakukan aksi pemancungan kali ini adalah untuk membalas dendam pasukan Pakistan yang brutal.
Hingga saat ini, pertempuran antara pasukan Pakistan dan militan Taliban di Bajaur telah menewaskan 50 orang. Bajaur merupakan salah satu distrik di wilayah pedalaman Pakistan yang menjadi sarang militan Taliban dan Al Qaeda.
[ian]
BERITA TERKAIT: