"Sekira 70 ribu warga yang tinggal di delta sungai sudah pergi mengungsi. Sementara 15 ribu lainnya di wilayah lain, juga pergi mencari tempat yang lebih aman," ujar pejabat Pemerintah Myanmar Soe Tun, seperti dikutip
Associated Press, Minggu (26/8).
Hujan lebat dan banjir juga telah merusak rumah, jembatan, transportasi dan jaringan komunikasi. Peristiwa ini merupakan yang terburuk sejak 2004.
"Hujan deras yang melanda beberapa waktu terakhir, telah mempengaruhi kehidupan warga yang berdomisli di wilayah delta sungai," lanjut Soe Tun.
Presiden Myanmar Thein Sein dilaporkan telah mengunjungi daerah bencana. Pemerintah mengatakan telah mendirikan pusat-pusat darurat. Selain itu lebih dari 200 bantuan bagi pengungsi telah disiapkan.
Namun demikian, belum diketahui apakah ada bantuan internasional yang mulai mengalir ke wilayah banjir di Myanmar tersebut.
[ian]
BERITA TERKAIT: