Dalam bentrokan tersebut, para pemberontak berulangkali menembakkan roket ke pos militer di provinsi Hakkari. Pesawat militer Turki pun turut dikerahkan untuk mendesak posisi para pemberontak dan merusak jalur pelarian mereka.
Menurut Gubernur Provinsi Hakkari, Orhan Alimoglu, enam tentara, dua penjaga desa dan 11 pemberontak Kurdi tewas dalam serangan di dekat Desa Gecimili. Sedangkan 15 tentara mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut. Demikian sebagaimana diberitakan
BBC (Minggu, 5/8).
Pemberontak Kurdi yang mayoritas merupakan anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK) memang telah sering terlibat bentrok dengan aparat keamanan Turki. Bahkan pertikaian kedua belah pihak semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan puncaknya pada Juni lalu yang menyebabkan puluhan orang tewas.
PKK disebut sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa dan AS. Pasalnya, kelompok ini mulai melakukan kampanye pada 1984 untuk membentuk negara Kurdi di bagian tenggara Turki.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: