Sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 8/7), pernyataan tersebut dikeluarkan pemimpin negara-negara Afrika Barat dalam KTT Ecowas di Ougadougou, Burkina Faso yang dihadiri enam kepala negara Afrika Barat, kecuali Presiden Mali Dioncounda Traore.
Selain itu, Ecowas juga mendesak Dioncounda Traore untuk meminta bantuan militer demi merebut kembali wilayah utara Mali yang dikuasai pemberontak Tuareg dan Ansar Dine.
Tak hanya itu, Ecowas juga menyerukan agar Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang yang dilakukan pemberontak di wilayah utara Mali.
Pasca kudeta Maret lalu, pemerintahan internal Mali memang telah terbentuk, namun sejumlah kalangan menganggap bahwa pemerintahan ini masih rapuh, karena sebagian besar wilayah utara Mali masih dikuasai oleh para pemberontak.[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: