Seruan tersebut tercantum dalam pernyataan bersama negara G8 setelah negara-negara maju tersebut melakukan pertemuan tingkat tinggi di Camp David, Maryland, Amerika Serikat, pada Sabtu (19/5) waktu setempat.
"Kami tegaskan kembali bahwa kami berkepentingan untuk melihat Yunani tetap memakai euro," petikan bunyi komunike G8, sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 20/5).
Langkah negara G8 yang secara khusus menyebut negara kecil seperti Yunani memang bukan hal yang biasa dilakukan. Akan tetapi, krisis politik di negara tersebut yang bisa berujung dengan berakhirnya pemakaian mata uang euro di Yunani telah terbukti mengganggu sistem keuangan global.
Wacana keluarnya Yunani dari zona Euro mengemuka dalam beberapa hari terakhir setelah sejumlah politisi di negara Dewa-Dewi tersebut mengatakan kebijakan penghematan besar-besaran Eropa untuk mengatasi masalah keuangan, seperti yang diambil sebagian besar negara, gagal diterapkan di Yunani.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: