"Kawasan-kawasan Asia Timur Laut dan Timur menghadapi situasi yang tidak stabil dan tidak menentu yang sulit diramalkan," kata Wen dalam pidato pembukaannya di pertemuan tiga negara tersebut, sebagaimana dikutip
Reuters (Minggu, 13/5).
Selain Wen, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dan Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak juga hadir dalam KTT tiga negara tersebut.
KTT tiga negara tersebut akan membahas mengenai perjanjian perdagangan bebas dan masalah nuklir Korea Utara.
"Pada saat penting ini sangat perlu mempertahankan perdamaian dan pembangunan kawasan yang para pemimpin China, Jepang dan Korea Selatan akan melakukan tukar pikiran mengenai masalah-masalah kepentingan bersama dan memperkuat koordinasi mereka," tambah Wen.
Kekhawairan akan uji coba nuklir Korut meningkat setelah satu peluncuran roket yang gagal dilakukan oleh Pyongyang pada bulan lalu. Peluncuran tersebut, menurut Amerika Serikat dan sekutunya, adalah salah satu uji coba rudal balistik yang terselubung dan terlarang berdasarkan resolusi PBB.
Selain masalah Korut, ketiga pemimpin tersebut juga akan membicarakan masalah lain seperti ekonomi dan lingkungan. Mereka juga akan menandatangani satu perjanjian investasi yang disepakati Maret setelah sebelumnya 13 babak perundingan telah dilakukan sejak tahun 2007.
[ian]
BERITA TERKAIT: