Mantan Sekjen PBB Kunjungi Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 10 Maret 2012, 15:53 WIB
RMOL. Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Kofi Annan yang ditunjuk sebagai utusan khusus PBB dan Liga Arab akan menggelar pertemuan dengan Presiden Bashar al Ashad di Damaskus, Suriah pada hari ini (Sabtu, 10/3) waktu setempat.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari upaya diplomasi terbaru untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Suriah.

Sekjen PBB Ban Ki Moon telah melakukan pembicaraan dengan Kofi Annan dan Sekjen Liga Arab Nabil al Arabi mengenai kepedulian mereka akan krisis kemanusiaan yang melanda Suriah.

"Kami bertiga mengungkapkan kepedulian yang sama. Prioritas yang sama dan pendekatan yang sama. Prioritas kami, yang pertama kekerasan harus dihentikan, baik yang dilakukkan pasukan pemerintah maupun oposisi," ujar Ban Ki Moon usai melakukan pembicaraan tersebut sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 10/3).

Ban juga mendesak pendahulunya tersebut, yang sedianya akan menghabiskan waktu 24 jam di Suriah, agar mengusahakan terwujudnya gencatan senjata antara pasukan pemerintah dengan pihak oposisi sesegera mungkin. Ini mengingat berdasarkan data PBB, sedikitnya 7.500 orang telah tewas akibat kekerasan tersebut.

"Saya mendesak Kofi Annan untuk menjamin bahwa harus ada sebuah gencatan senjata segera," lanjut Ban Ki Moon.

Ban mengatakan bahwa Annan juga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Walid al Moallem di Damaskus dan kemudian bertemu pemimpin oposisi setelah meninggalkan negara tersebut hari Minggu.

PBB tetap akan meminta sebuah dialog untuk mengakhiri krisis ini, meski disisi lain kelompok oposisi telah menolak usulan dialog dengan Presiden Assad.

Selain itu, Ban juga mendesak Annan untuk meminta pemerintah Suriah mengijinkan lembaga bantuan kemanusiaan masuk ke kawasan terparah akibat kekerasan yaitu di Baba Amr, distrik Homs. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA