Dalam sebuah akun jejaring sosial Twitter, Anonymous mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas lumpuhnya situs CIA. Situs dengan domain cia.gov tersebut tidak bisa diakses pada Jumat malam (10/2).
Ini adalah kali kedua situs CIA di lumpuhkan oleh hacker. Pada bulan Juli 2011, Lulz Security, sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Anonymous, juga melakukan hal yang serupa. Atas ulah Anonymous ini, CIA kini sedang berupaya meningkatkan keamanan mereka di dunia maya agar tidak lagi dilumpuhkan oleh para hacker.
"Kami waspada terhadap masalah yang terjadi di situs kami dan sedang berupaya untuk membereskannya," ujar juru bicara CIA, Jennifer Youngblood, sebagaimana dilansir
BBC (Sabtu, 11/2).
Sebelum menghantam situs CIA, kelompok peretas Anonymous ini juga sempat menyerang website milik Department of Homeland Security Amerika Serikat dan juga FBI.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: