Muhammad Qodari resmi menggantikan Angga Raka Prabowo dalam pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin 27 April 2026.
Dalam pernyataannya, Qodari menekankan bahwa komunikasi pemerintah perlu lebih aktif dalam menjelaskan program-program yang dinilai semakin kompleks. Ia menyebut, di tengah derasnya arus informasi, pemerintah tidak bisa hanya bersikap pasif dan perlu ikut membentuk narasi di ruang publik.
Qodari juga menyampaikan keyakinannya bahwa mayoritas publik akan mendukung kebijakan pemerintah, dengan alasan program yang dijalankan disebut memiliki dasar dan tujuan yang jelas.
“Saya yakin dan percaya bahwa publik punya rasionalitasnya sendiri dan mayoritas akan mendukung apa yang dikerjakan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Qodari di Jakarta, Selasa 28 April 2026.
Dari sisi latar belakang, Qodari sebelumnya berada di lingkar dalam pemerintahan dengan jabatan Wakil Kepala Staf Kepresidenan sejak 2024, lalu menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada 2025. Peran tersebut berkaitan langsung dengan pengawalan program prioritas dan komunikasi strategis Presiden.
Sementara itu, Angga Raka Prabowo juga memiliki rekam jejak panjang dalam struktur politik yang terkait dengan Prabowo. Ia bergabung dengan Partai Gerindra sejak 2008, terlibat dalam tim komunikasi politik, hingga pernah menjadi sekretaris pribadi Prabowo dalam periode sebelumnya.
Dalam sambutannya, Angga menyinggung pentingnya keberlanjutan dukungan terhadap pemerintahan yang sedang berjalan.
“Kita sukseskan pemerintahan Presiden Prabowo yang sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia,” kata Angga.
BERITA TERKAIT: