Dibayangi Tuduhan Kecurangan, Partai Rusia Bersatu Resmi Menang Pemilu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 25 Desember 2011, 21:15 WIB
RMOL. Dibayang-bayangi tuduhan kecurangan, Partai Rusia Bersatu akhirnya secara resmi dinyatakan sebagai pemenang Pemilu parlemen Rusia. Komisi Pemilu Rusia secara resmi mengumumkan Partai Rusia Bersatu sebagai pemenang Pemilu parlemen Rusia dengan meraih 49 persen suara.

Meskipun demikian, kelompok oposisi dan pengamat internasional menilai bahwa partai milik Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin tersebut telah melakukan sejumlah tindak kecurangan.

Bahkan tuduhan kecurangan ini juga dilontarkan oleh salah satu anggota Komisi Pemilu Rusia, Yevgeny Kolyushin, yang mengkritik pelaksanaan Pemilu yang disebutnya mengistimewakan Partai Rusia Bersatu.

"Partai Rusia Bersatu diistimewakan dibandingkan partai lain," kata Yefgeny sebagaimana dikutp BBC (Sabtu, 10/12).

Ia menambahkan bahwa aksi protes ribuan orang di Moskow, yang menentang kecurangan Pemilu Rusia terserbut, akan terus berlanjut dan bertambah besar seiring pengumuman hasil Pemilu ini.

Setidaknya, kelompok oposisi mencatat ada sejumlah pelanggaran yang condong menguntungkan Partai Rusia Bersatu pimpinan Perdana Menteri Vladimir Putin. Kubu oposisi mengatakan pelanggaran tersebut, antara lain, terjadi dalam bentuk pengisian kotak suara dan tawaran imbalan uang kepada sejumlah pemilih.[arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA