Sebagaimana dilansir
City News (Sabtu, 5/11), Obama akan mengajak Israel dan Palestina agar kembali pada meja perundingan. Obama juga menegaskan bahwa solusi hanya dapat ditempuh dengan cara kedua belah pihak saling berunding.
Sementara itu, AS, Uni Eropa dan Rusia sudah menyatakan kesediaanya untuk menjadi mediator bagi kedua negara tersebut. Bahkan mereka telah membuat jadual untuk perundingan Israel dan Palestina.
Sidang PBB untuk menentukan keanggotaan Palestina rencananya akan dikembali digelar pada 11 November mendatang. Harapan Palestina akan kemenangan di PBB cukup besar mengingat mayoritas negara anggota Dewan Keamanan PBB sudah memberikan komitmennya untuk mendukung Palestina selain Inggris dan Perancis yang menyatakan sikap abstain. Namun semua usaha Palestina akan sia-sia jika saja Amerika Serikat menggunakan hak vetonya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: