IMF Pastikan Krisis Yunani Goyang Keuangan Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 18 Juni 2011, 10:59 WIB
RMOL. Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, risiko yang dihadapi perekonomian dunia telah mengalami peningkatan, sehingga perlu ada keputusan politik yang tegas untuk meningkatkan kekuatan sistem keuangan.

Guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan, laporan IMF yang dirilis di Sao Paulo, Brazil hari Jumat (17/6) menyebutkan bahwa langkah kebijakan yang kuat diperlukan sekarang terutama dari negara-negara maju dan negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat.

IMF memperkirakan ekonomi dunia tumbuh 4,3 persen pada 2011 dan 4,5 persen pada 2012. Namun, IMF mengkhawatirkan dampak dari krisis utang di Yunani dan persoalan defisit anggaran yang terjadi di Amerika Serikat.

IMF memperingatkan bahwa krisis utang yang terjadi di Yunani berpotensi menggoyang sistem keuangan global. Banyak pengamat yang memprediksi bahwa Yunani tidak akan mampu membayar seluruh dana yang dipinjamnya. Bila Yunani gagal membayar utang dikhawatirkan akan menyebabkan efek domino bagi negara-negara lain, khususnya Spanyol dan Portugal yang berpotensi mengalami nasib serupa. Kondisi ini juga akan menyebabkan bank-bank Eropa yang telah meminjamkan uang kepada negara-negara tersebut merugi.

"Menurut saya, tidak diragukan lagi Yunani akan gagal membayar utang," ujar penasehat senior ekonomi UBS George Magnus, seperti dikutip BBC (Sabtu, 18/6)

Selain persoalan di Eropa dan AS, IMF juga menyoroti masalah yang terjadi  di Asia di mana Jepang mengalami kesulitan menekan belanja anggaran pasca bencana gempa bumi dan tsunami. Pertumbuhan ekonomi Jepang diperkirakan negatif di tahun ini dan akan mempengaruhi prakiraan pertumbuhan ekonomi dunia.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA