IMF Peringatkan Inflasi Global Naik ke 4,4 Persen Imbas Penutupan Selat Hormuz

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 15 April 2026, 13:38 WIB
IMF Peringatkan Inflasi Global Naik ke 4,4 Persen Imbas Penutupan Selat Hormuz
Dana Moneter Internasional (IMF). (Foto: Reuters)
rmol news logo Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan inflasi global akan lebih tinggi dari prediksi imbas tekanan geopolitik dan lonjakan harga energi yang terus berlanjut.

Dalam laporan terbarunya pada April 2026, IMF memproyeksikan inflasi global mencapai 4,4 persen, naik 0,6 poin persentase dibandingkan perkiraan pada Januari.

"Itu adalah kenaikan utama. Dan kami memproyeksikan sedikit peningkatan inflasi inti," kata Kepala Ekonom IMF, Pierre-Olivier Gourinchas dalam keterangannya pada Rabu 15 April 2026.

Menurutnya, jika ketegangan yang berkepanjangan terus terjadi di Selat Hormuz, kondisi tersebut berpotensi memperparah tekanan inflasi global dalam beberapa bulan ke depan.

"Dalam skenario terburuk kami, misalnya, inflasi akan naik menjadi 5,8 persen tahun ini dan 6 persen tahun depan," katanya.

Sebelumnya, IMF juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari 3,3 persen menjadi 3,1 persen tahun ini.

Revisi ini dilakukan setelah konflik yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari memperburuk kondisi pasar energi global.

Menurut Wakil Dekan di Boston College, Aleksandar Tomic perkiraan yang lebih rendah ini dirilis seiring dengan melonjaknya biaya minyak, gas, dan pupuk, serta melambatnya lalu lintas di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

“Ini hanyalah konfirmasi lain dari apa yang sudah kita ketahui, yaitu bahwa perang di Timur Tengah mengubah lintasan pertumbuhan dalam jangka pendek dan, jika meluas, mungkin juga dalam jangka panjang,” katanya, dikutip dari Aljazeera.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA