Pada pembukaan awal pasar, indeks Nikkei 225 Jepang terpantau menguat hampir 1 persen, sementara Topix naik 0,55 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 3,09 persen dan Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil naik 1,33 persen.
Bursa Australia bergerak lebih terbatas. Indeks S&P/ASX 200 berada di zona datar setelah sebelumnya ditutup di level 9.005,90.
Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di sekitar level 25.667, sedikit di atas penutupan sebelumnya di 25.650,87.
Penguatan bursa Asia terjadi ketika investor mencermati perkembangan terbaru konflik AS-Iran. AS dilaporkan menyerang tiga kapal tanker minyak Iran setelah menyatakan kapal perangnya menjadi sasaran rudal balistik.
Situasi tersebut menambah kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Perang AS-Iran sebelumnya telah mendorong harga energi melonjak dan membuat investor mewaspadai dampaknya terhadap inflasi serta perekonomian global.
Menteri Energi AS Chris Wright juga mengatakan kesepakatan nuklir dengan Iran kemungkinan tidak akan tercapai dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut menambah ketidakpastian mengenai arah konflik dan upaya diplomatik antara Washington dan Teheran.
BERITA TERKAIT: