Pelaku pasar mencermati perkembangan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, sekaligus mengikuti situasi di Timur Tengah dan dampak aksi jual obligasi global.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,25 persen, sementara Topix menguat 0,40 persen. Pergerakan tersebut menunjukkan pasar saham Jepang masih mampu bertahan di zona hijau di tengah perhatian investor terhadap perkembangan global.
Sebaliknya, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 turun 0,48 persen. Tekanan di bursa Australia turut mencerminkan kehati-hatian investor setelah pasar obligasi global mengalami aksi jual.
Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 24.627, lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di 24.761,13. Pergerakan tersebut mengindikasikan pembukaan pasar Hong Kong berpotensi berada di bawah tekanan.
Sementara itu, bursa China dan Korea Selatan tidak diperdagangkan pada Jumat karena libur nasional.
BERITA TERKAIT: