Pemulihan ini dipimpin oleh lonjakan kinerja dari sektor otomotif, barang mewah, dan perbankan di tengah dinamika sentimen global yang beragam.
Indeks utama Euro STOXX 50 tercatat menguat 1 persen ke level 6.492, sementara indeks STOXX 600 turut menanjak 0,6 persen menjadi 655.
Di Paris, indeks CAC 40 ikut terdongkrak 1 persen untuk ditutup pada posisi 8.401, seiring rilis data kepercayaan konsumen dan industri Zona Euro yang menunjukkan perbaikan ke level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, indeks FTSE 100 di Inggris naik lebih moderat sebesar 0,3 persen, meski secara bulanan harus mengakhiri Agustus dengan koreksi tipis sekitar 0,5 persen dan memutus tren penguatan selama empat bulan beruntun.
Sektor otomotif dan barang mewah menjadi salah satu motor penggerak utama reli ini. Pabrikan mobil terkemuka seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, dan BMW melonjak antara 3 persen hingga 4 persen, menutup pekan yang volatil di tengah evaluasi pasar terhadap dampak tarif AS serta sinyal positif dari laba industri Tiongkok.
Penguatan data ekonomi Tiongkok turut memberikan angin segar bagi saham-saham barang mewah, di mana LVMH, Hermes, dan Ferrari masing-masing membukukan kenaikan lebih dari 2 persen.
Di sisi lain, sektor keuangan dan perbankan ikut melompat tajam merespons sinyal kebijakan moneter global.
Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengeluarkan pernyataan bernada hawkish di simposium Jackson Hole, menekankan perlunya kehati-hatian terhadap inflasi yang memicu ekspektasi pengetatan kebijakan lanjutan.
Di Eropa, ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) juga semakin menguat setelah inflasi Prancis dan Spanyol tercatat meningkat. Kondisi ini mendorong saham perbankan seperti BNP Paribas, UniCredit, BBVA, HSBC, dan Standard Chartered menguat di kisaran 1,5 persen hingga 2 persen.
BERITA TERKAIT: