Bursa Eropa Terpuruk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 10 September 2026, 07:18 WIB
Bursa Eropa Terpuruk
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Pasar saham Eropa mengalami kejatuhan signifikan ke level terendahnya dalam lebih dari sebulan. 

Pemicu utamanya adalah lonjakan harga minyak mentah Brent yang menembus level psikologis 100 Dolar AS per barel akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah, termasuk insiden penyerangan kapal tanker yang mengancam jalur pasokan energi global.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran meluasnya inflasi dan mendorong investor menghindari aset berisiko. 

Pada penutupan perdagangan Rabu 9 September 2026 waktu setempat, Indeks acuan pan-Eropa STOXX 600 anjlok 1,41 persen ke posisi 640,41, yang merupakan level terlemah sejak akhir Juli. 

Tekanan jual merata melanda bursa-bursa utama. Indeks DAX Jerman menyusut 1,66 persen ke level 25.576,45. Indeks CAC 40 Prancis terkoreksi 1,94 persen ke posisi 8.156,67, dan indeks FTSE 100 Inggris melorot 1,31 persen ke level 10.670,06.

Hampir seluruh sektor terseret ke zona merah, kecuali sektor energi yang mampu menguat tipis 0,3 persen di tengah melambungnya harga minyak. 

Lonjakan biaya energi ini dikhawatirkan memaksa Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga, di mana pasar kini memperhitungkan kenaikan hingga 3,1 persen pada akhir 2027. 

Bursa Finlandia menjadi pengecualian berkat sokongan saham Fortum yang melonjak 15,8 persen usai meneken kontrak jangka panjang dengan Google, yang berkomitmen berinvestasi 13 miliar Euro untuk infrastruktur AI di negara tersebut. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA