Aset DKI Harus Jadi Mesin Pendapatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 13 Agustus 2026, 04:32 WIB
Aset DKI Harus Jadi Mesin Pendapatan
Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 di The St. Regis Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan. (Foto: PPID DKI Jakarta)
Kecil Besar
rmol news logo Optimalisasi aset Pemprov DKI Jakarta tidak boleh sekadar menjadi catatan di atas kertas. Aset daerah yang tidak produktif harus diubah menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membawa manfaat nyata bagi warga.

Demikian disampaikan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.

Hal tersebut menanggapi Pemprov DKI Jakarta yang tengah mendorong optimalisasi aset daerah dengan menawarkan 40 Barang Milik Daerah (BMD) kepada investor lewat ajang Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 pada 11 Agustus 2026.

“Aset daerah jangan hanya tercatat dalam neraca dan kemudian menganggur," kata Josephine.

Menurut Josephine, kalau memang memiliki potensi ekonomi, aset Pemprov DKI harus dikelola secara profesional sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Nilai potensi investasi awal dari pemanfaatan aset menganggur tersebut diperkirakan mencapai Rp22,37 triliun.

Menurut Josephine, upaya daru Pemprov DKI dalam menawarkan aset kepada investor merupakan langkah positif. 

Namun, ia mengingatkan agar proses pemanfaatannya tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, kepastian hukum, serta kepentingan masyarakat.

“Yang kita dorong bukan sekadar aset berpindah pengelolaan, tetapi bagaimana aset tersebut benar-benar produktif. Ada pemasukan untuk daerah, ada aktivitas ekonomi, dan masyarakat juga mendapatkan manfaat,” kata Josephine.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA