Mengutip Laporan Kementerian Luar Negeri RI, Selama di New York, Menlu Sugiono akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri yang membahas isu-isu strategis global, termasuk perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme.
Di sela-sela menghadiri SMU PBB, Menlu Sugiono akan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia untuk membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Indonesia juga akan memanfaatkan momentum High-Level Week tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030.
Pencalonan tersebut sebelumnya telah disampaikan Menlu Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026.
Menlu Sugiono selanjutnya akan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu malam waktu New York, 26 September 2026.
Pernyataan Nasional tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global.
Partisipasi Indonesia dalam SMU PBB ke-81 merupakan wujud komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menghadapi berbagai tantangan global, mendorong dialog dan kerja sama internasional, serta memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan global.
BERITA TERKAIT: