Hal ini dikatakan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak menanggapi Pemprov DKI Jakarta yang tengah mendorong optimalisasi aset daerah dengan menawarkan 40 Barang Milik Daerah (BMD) kepada investor lewat ajang Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026 pada 11 Agustus 2026.
“Harus ada database yang jelas. Kita perlu tahu asetnya di mana, status hukumnya bagaimana, nilainya berapa, sudah dimanfaatkan atau belum, kemudian target pendapatannya berapa,” kata Josephine, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.
Josephine juga meminta setiap skema kerja sama dengan pihak swasta memiliki indikator keberhasilan yang terukur.
Menurutnya, jangan sampai kerja sama pemanfaatan aset justru tidak memberikan kontribusi yang sebanding dengan nilai aset yang dimiliki pemerintah daerah.
“Kalau aset bernilai besar tetapi hasil yang diterima daerah tidak maksimal, tentu harus dievaluasi. Jangan sampai kita hanya bangga memiliki aset, tetapi tidak mampu mengoptimalkannya,” kata Josephine.
Josephine berharap momentum JAFEX tidak berhenti pada forum promosi dan penawaran aset, tetapi dilanjutkan dengan realisasi investasi yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian Jakarta.
“Ukuran keberhasilannya sederhana: aset menjadi produktif, investasi masuk, PAD bertambah, dan masyarakat merasakan manfaatnya. Itu yang harus kita kawal bersama,” pungkas Josephine.
BERITA TERKAIT: