PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) dan PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) tercatat masuk dalam jajaran saham yang menguat lebih dari 10 persen.
ISEA tercatat menguat 15,38 persen ke Rp90, sedangkan IKAN naik 13,79 persen ke Rp99. Penguatan tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan pada kedua saham sejak awal sesi.
Pantauan
RMOL berdasar data bursa, pada pukul 09:47:12 WIB, ISEA mencatat harga tertinggi Rp96 dan terendah Rp82. Pada saat itu, harga terakhir berada di Rp78, dengan volume transaksi mencapai 116,58 juta saham.
Nilai transaksi ISEA tercatat Rp10,55 miliar dengan frekuensi sebanyak 7.168 kali. Aktivitas tersebut menunjukkan tingginya minat perdagangan terhadap saham ISEA pada awal sesi.
Jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya, peningkatan aktivitas ISEA terlihat cukup signifikan. Pada Selasa, 11 Agustus 2026, ISEA dibuka pada Rp81, mencapai harga tertinggi Rp85 dan terendah Rp78, sebelum ditutup pada Rp78.
Sepanjang perdagangan tersebut, volume ISEA tercatat 18,28 juta saham dengan nilai transaksi Rp1,50 miliar dan frekuensi 1.599 kali.
Sementara itu, IKAN juga mencatat perdagangan yang aktif pada awal sesi. Pada pukul 09:49:29 WIB, saham IKAN berada pada rentang Rp95 hingga Rp105, dengan harga terakhir Rp87.
Volume transaksi IKAN telah mencapai 134,22 juta saham. Nilai transaksi tercatat Rp13,43 miliar dengan frekuensi sebanyak 7.906 kali.
Aktivitas tersebut juga lebih tinggi dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Pada 11 Agustus 2026, IKAN dibuka pada Rp85, mencapai level tertinggi Rp96 dan terendah Rp82, sebelum ditutup pada Rp87.
Volume perdagangan IKAN pada hari itu mencapai 80,69 juta saham dengan nilai transaksi Rp7,31 miliar dan frekuensi 4.475 kali.
Tingginya aktivitas perdagangan pada kedua saham menunjukkan bahwa sektor perikanan turut mendapat perhatian pelaku pasar pada awal perdagangan. Pada snapshot pagi tersebut, IKAN mencatat volume dan nilai transaksi yang lebih besar, sementara ISEA mencatat persentase penguatan yang lebih tinggi.
ISEA sendiri merupakan emiten yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan dengan fokus utama pada produk udang. Perseroan memiliki kegiatan usaha yang mencakup pengolahan dan perdagangan produk hasil laut, termasuk produk udang mentah, matang, hingga produk bernilai tambah.
Sementara IKAN bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan hasil perikanan dengan produk yang lebih beragam, antara lain ikan laut, cumi-cumi, dan gurita.
Kinerja perdagangan kedua saham tersebut menambah warna pada pergerakan saham sektor perikanan di pasar modal. Selain mencatat penguatan lebih dari 10 persen, ISEA dan IKAN juga memperlihatkan aktivitas transaksi yang cukup tinggi sejak awal perdagangan.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan kedua saham menjadi salah satu yang menarik dicermati sepanjang perdagangan 12 Agustus 2026, terutama untuk melihat keberlanjutan penguatan dan aktivitas transaksinya hingga penutupan pasar.
BERITA TERKAIT: