Penurunan tersebut terjadi setelah saham BMW dibuka di 63,00 Euro. Harga sempat bertahan di level tersebut sebelum tekanan jual semakin kuat dan membawa saham menyentuh 60,02 Euro, kemudian ditutup tipis di atas level terendah harian.
Padahal, dua hari sebelumnya Berenberg memberikan sinyal positif terhadap BMW. Bank tersebut menaikkan rekomendasi dari Hold menjadi Buy dan meningkatkan target harga dari 69 Euro menjadi 75 Euro per saham. Ketika rekomendasi itu diperbarui pada 16 September, saham BMW berada di sekitar 62,62 Euro.
Berenberg menilai kinerja BMW masih memiliki penopang dari bauran produk dan disiplin biaya. Data keuangan terbaru yang menjadi pertimbangan analis juga menunjukkan pendapatan dan laba BMW meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, respons pasar menunjukkan tekanan jangka pendek terhadap saham BMW masih cukup kuat. Investor masih mencermati berbagai tantangan di industri otomotif, mulai dari persaingan kendaraan premium, kondisi ekonomi hingga besarnya biaya transisi menuju kendaraan listrik.
Dengan penutupan di 60,40 Euro, kapitalisasi pasar BMW tercatat sekitar 37,69 miliar Euro. Saham BMW memiliki rasio harga terhadap laba (P/E) sebesar 5,85, sementara rentang perdagangan 52 minggu berada di 56,40-97,92 Euro.
BERITA TERKAIT: