Danantara Puji Wajah Baru Travoy Rest Jasa Marga di Tol Cipularang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Jumat, 24 Juli 2026, 18:05 WIB
Danantara Puji Wajah Baru Travoy Rest Jasa Marga di Tol Cipularang
COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria saat meninjau transformasi Travoy Rest di KM 88A dan 88B Jalan Tol Cipularang. (Foto: Dok. Jasa Marga)
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian BUMN melalui Danantara Indonesia menegaskan komitmen pembenahan total kualitas pelayanan publik di sepanjang jaringan jalan tol. Pengelola rest area swasta yang enggan mengikuti standar baru bakal ditindak tegas hingga ditutup aksesnya.

Penegasan ini disampaikan Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria saat meninjau transformasi Travoy Rest di KM 88A dan 88B Jalan Tol Cipularang, Selasa, 21 Juli 2026 lalu.

Dony memberikan apresiasi kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk atas langkah transformasi dan pembenahan fasilitas tempat istirahat tersebut. Namun, ia menekankan bahwa standar tinggi ini berlaku wajib untuk seluruh pengelola rest area tanpa terkecuali.

"Kami juga akan memberitahukan kepada pihak pengelola rest area yang bukan milik kita. Jika mereka tidak mau mengikuti standar yang ditetapkan, kami akan memblokir dan menutup aksesnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga dapat merasakan manfaatnya," tegas Dony.

Dony menyebut, aspek kebersihan, kerapian, dan kelayakan fasilitas merupakan arahan langsung dari Kepala Negara demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

"Yang utama adalah kebersihan dan kerapian. Prinsip yang dipegang oleh Bapak Presiden adalah agar semua pelayanan publik kita menjadi lebih baik," ujarnyanya.

Saat ini, Jasa Marga Group mengoperasikan 62 rest area di seluruh jaringan tol miliknya, baik yang dikelola langsung anak usaha PT Jasamarga Related Business (JMRB) maupun mitra.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 rest area di bawah pengelolaan JMRB ditargetkan rampung bertransformasi menjadi Travoy Rest berstandar baru secara bertahap hingga 2027.

Transformasi ini mencakup perluasan area parkir, pembenahan toilet, penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), penataan kuliner lokal terkurasi, hingga penerapan green rest area melalui pengolahan limbah (waste management) dan water treatment.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menegaskan bahwa standardisasi ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam mengutamakan kenyamanan pengguna jalan.

"Transformasi Travoy Rest kami lakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui peningkatan fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kualitas layanan dan aspek keberlanjutan. Kami ingin Travoy Rest berkembang dari sekadar tempat beristirahat menjadi destinasi singgah yang aman dan nyaman," pungkas Rivan. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA