Pangkas 700 BUMN, Negara Bisa Hemat hingga Rp80 Triliun di Akhir 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 20 Juli 2026, 18:55 WIB
Pangkas 700 BUMN, Negara Bisa Hemat hingga Rp80 Triliun di Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto mengungkap langkah konsolidasi besar-besaran terhadap 700 badan usaha milik negara (BUMN) berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp80 triliun pada akhir 2026.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. 

Dikatakan bahwa bulan ini, pemerintah akan menutup 250 BUMN dan menghemat sebesar Rp 50 triliun dari anggaran yang sebelumnya digunakan untuk membayar operasional dan gaji komisaris. 

"Biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah 50 triliun. 50 triliun! Gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar ini, rapat kerja 50 triliun," ujar Prabowo.

Presiden memperkirakan nilai penghematan tersebut masih dapat meningkat hingga penghujung 2026 seiring berjalannya proses restrukturisasi BUMN.

Dari total 1.077 perusahaan BUMN, upaya konsolidasi akan dilakukan hingga hanya menyisakan 350 perusahaan dan menghemat anggaran hingga Rp80 triliun.

"Desember 31 saya kira ini mungkin angka penghematan bisa naik. Bisa mendekati 70-80 triliun lagi. Saya terima kasih dari pimpinan Danantara," ujar Prabowo.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA