SAR Unhas Dorong Sinergi Pemerintah, Relawan, dan Masyarakat dalam Mitigasi Bencana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 21 September 2026, 17:17 WIB
SAR Unhas Dorong Sinergi Pemerintah, Relawan, dan Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Seminar Nasional Kebencanaan yang digelar SAR Universitas Hasanuddin di Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Diperingati sederhana dengan nuansa edukasi, 40 tahun pengabdian SAR Universitas Hasanuddin diisi Seminar Nasional Kebencanaan, Senin 21 September di Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta. 

Hadir sebagai pembicara Deputi Bidang Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Nasional (Basarnas), Moh. Barokna Haulah, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, serta mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Umar Arsal. 

Kegiatan seminar bersamaan dengan peluncuran buku “Rumah Jingga Tamalanrea, Cikal Bakal SAR Mahasiswa: 40 Tahun SAR Unhas”, yang digagas oleh Umar Arsal. 

Adapun seminar mengangkat tema “Antisipasi Kebencanaan Aktual dan Partisipasi Publik dan Komunitas”. 

Sebagai pencetus buku yang diluncurkan, Umar Arsal berharap buku yang dituliskan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa yang berjiwa relawan. 

Terlebih kata Umar, bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Letaknya di garis khatulistiwa, jalur Ring of Fire, serta pertemuan tiga lempeng tektonik utama membuat Indonesia menghadapi berbagai potensi bencana, mulai dari gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir, tanah longsor hingga cuaca ekstrem.

"Peningkatan literasi kebencanaan, sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana," ujar Umar.

Melalui kegiatan ini, Panitia 40 Tahun SAR Unhas mengajak berbagai elemen masyarakat, khususnya relawan, akademisi, pemerintah, komunitas, dunia usaha, pemuda, dan media, untuk bersama-sama memperkuat ketangguhan bangsa dalam menghadapi risiko bencana.

Sementara itu Barokna Haulah menyambut baik di luncurkan buku SAR Unhas. Katanya, kehadiran SAR Unhas tentunya sangat membantu tim Basarnas. 

"Kehadiran akademisi, relawan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem penanggulangan bencana yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan," pungkasnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA