Pada penutupan perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, waktu setempat, indeks STOXX 600 naik 0,12 persen ke level 642,84. Di bursa utama, CAC 40 Prancis menguat 0,19 persen, sementara FTSE 100 Inggris turun 0,13 persen dan DAX Jerman melemah 0,59 persen akibat tekanan pada saham Infineon Technologies yang anjlok 6,28 persen.
Dari sisi sektoral, saham barang mewah menjadi penggerak utama pasar dengan kenaikan 3,22 persen. Penguatan dipimpin Richemont yang melesat 6,68 persen setelah mencatat kinerja kuartal pertama di atas ekspektasi berkat tingginya permintaan perhiasan di Asia dan Amerika. Sebaliknya, sektor teknologi turun 0,53 persen, sementara saham ASML terkoreksi 0,41 persen meski perusahaan menaikkan proyeksi penjualan tahun 2026.
Pelaku pasar sempat berharap musim laporan keuangan kuartal II 2026 dapat mengalihkan perhatian dari risiko geopolitik ke fundamental perusahaan. Namun hingga pertengahan pekan, STOXX 600 baru mencatat kenaikan sekitar 0,27 persen, menunjukkan optimisme investor masih terbatas.
Ketegangan meningkat setelah AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Sebagai respons, Teheran mengancam akan menghentikan lebih banyak ekspor energi dari kawasan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global sekaligus menambah ketidakpastian mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral.
Di sisi lain, Axfood menjadi saham dengan pelemahan terdalam setelah merosot 14,89 persen akibat laba kuartalan yang berada di bawah ekspektasi analis. Sementara itu, pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) menegaskan belum melihat perlunya kebijakan moneter yang lebih ketat karena tekanan inflasi lanjutan masih terbatas.
BERITA TERKAIT: