Pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni kuartal II/2025 yang tumbuh 5,12 persen (yoy).
Namun demikian laju pertumbuhan ini turun dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,61 persen pada kuartal I-2026, atau masih menjadi yang tertinggi pasca pandemi Covid-19.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 bila dibandingkan dengan triwulan II-2025 atau secara year on year tumbuh sebesar 5,29 persen," ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers Rilis Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Kantor BPS, Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.
Edy mengatakan ekonomi Indonesia yang diukur berdasarkan Produk Domestic Bruto (PDB) pada kuartal II-2026 atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.552,1 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.576,2 triliun.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan triwulan I-2026 atau secara q to q tercatat tumbuh 3,73 persen.
"Dan bila dibandingkan dengan semester satu 2025 atau secara c-t-c tumbuh sebesar 5,45 persen," kata Edy.
BERITA TERKAIT: