Seperti di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BRI Branch Office (BO) Pangkalpinang merealisasikan penyaluran KUR mencapai Rp281.507.513.147 kepada 6.022 debitur sepanjang tahun 2025.
Branch Office Head (BOH) BRI Pangkalpinang Yosef Mahardika mengatakan, sektor usaha yang paling mendominasi penyaluran KUR di wilayah BRI BO Pangkalpinang adalah sektor pertanian.
"Khususnya perkebunan kelapa sawit," kata Yosef Mahardika dalam keterangan tertulis, Senin 29 Juni 2026.
Yosef menyebutkan, penyaluran KUR menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, dominasi sektor pertanian, khususnya kelapa sawit, tidak terlepas dari karakteristik ekonomi masyarakat Bangka Belitung yang masih banyak bergantung pada sektor perkebunan.
"Luasnya lahan yang tersedia untuk pengembangan kebun sawit membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat," katanya.
Selain itu, kata dia, keberadaan sejumlah pabrik kelapa sawit yang siap menampung hasil panen petani juga menjadi faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat dalam mengembangkan usaha di sektor tersebut.
"Komoditas sawit memiliki prospek usaha yang baik. Hasil panennya mudah dipasarkan, ditambah harga jual yang kompetitif dan banyak pabrik yang siap membeli hasil produksi masyarakat," ujar Yosef.
Dia pun memastikan dana KUR benar-benar digunakan untuk aktivitas usaha produktif. Hal ini dilakukan melalui serangkaian proses analisis usaha, monitoring penggunaan dana, hingga pendampingan langsung kepada nasabah.
"BRI tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga melakukan pendampingan secara berkala. Mantri BRI rutin turun ke lapangan untuk melihat perkembangan usaha nasabah dan memastikan pembiayaan dimanfaatkan sesuai tujuan," pungkasnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: