IHSG ditutup di level 6.177 pada perdagangan Jumat 19 Juni 2026, lebih tinggi dibanding posisi 6.007 pada pekan sebelumnya.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan indeks turut mendongkrak nilai kapitalisasi pasar Bursa yang meningkat 2,51 persen menjadi Rp10.788 triliun, dari pekan sebelumnya sebesar Rp10.524 triliun.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan sejumlah indikator perdagangan saham bergerak bervariasi selama sepekan.
"Rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan, yaitu sebesar 1,02 persen menjadi Rp24,81 triliun dari Rp25,06 triliun pada pekan sebelumnya," kata Kautsar dalam keterangan tertulis, Sabtu 20 Juni 2026.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan ikut mengalami perlambatan. Rata-rata volume transaksi harian turun 5,83 persen menjadi 34,03 miliar saham dibandingkan 36,14 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada frekuensi transaksi harian yang terkoreksi 10,33 persen menjadi 2,25 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,51 juta kali transaksi.
Sementara itu, investor asing masih membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp3,19 triliun pada perdagangan Jumat.
Secara akumulatif sejak awal tahun, investor asing mencatatkan jual bersih senilai Rp68,25 triliun di pasar saham Indonesia.
BERITA TERKAIT: