Prospek Kesepakatan AS-Iran Dorong Penguatan Harga Emas dan Perak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 16 Juni 2026, 07:15 WIB
Prospek Kesepakatan AS-Iran Dorong Penguatan Harga Emas dan Perak
Ilustrasi (Artifcial Inteligence)
rmol news logo Harga logam mulia melanjutkan penguatannya,  didorong oleh optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta antisipasi keputusan kebijakan sejumlah bank sentral utama pekan ini.

Emas bertahan di atas level 4.327 Dolar AS per ons setelah melonjak lebih dari 2 persen pada sesi sebelumnya. Sementara itu, perak diperdagangkan mendekati 70 Dolar AS per ons usai menguat hampir 3 persen.

Sentimen pasar didorong oleh harapan bahwa kesepakatan sementara AS-Iran yang dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat mendatang akan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz dan memulihkan kelancaran pasokan minyak dari Teluk Persia. 

Prospek tersebut membantu meredakan kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi yang berpotensi memicu inflasi global.

Meski demikian, investor tetap berhati-hati karena Washington dan Teheran belum merilis rincian resmi nota kesepahaman yang menjadi dasar kesepakatan tersebut.

Pelaku pasar juga menanti serangkaian keputusan kebijakan moneter minggu ini. Perhatian tertuju pada pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya tetap stabil dalam rapat pertama di bawah kepemimpinan Ketua Fed Kevin Warsh.

Kombinasi ketidakpastian geopolitik dan sikap wait and see terhadap arah kebijakan bank sentral membuat permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dan perak tetap terjaga. rmol news logo article

EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA