Investor saat ini bersikap optimis namun tetap waspada, berharap AS dan Iran bisa mencapai kesepakatan damai meskipun situasi di Timur Tengah kembali memanas.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz sedang berjalan. Meski begitu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan bahwa kesepakatan akhir masih membutuhkan waktu beberapa hari untuk diselesaikan.
Di sisi lain, situasi militer di lapangan justru menegang. Militer AS baru saja meluncurkan serangan bela diri di selatan Iran, sementara Pengawal Revolusi Iran mengklaim telah menembaki jet tempur F-35 dan beberapa drone yang diduga melanggar wilayah udara mereka.
Meskipun tensi geopolitik meningkat, harga emas saat ini masih bertahan sekitar 15% di bawah level awal konflik. Kondisi ini dipicu oleh kekhawatiran akan guncangan inflasi di sektor energi, yang memperkuat ekspektasi bahwa bank-bank sentral utama dunia akan mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk waktu yang lebih lama.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: