Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan terdapat 180 porter resmi yang bertugas di Stasiun Pasar Senen. Mereka bekerja dalam dua shift dan siap melayani penumpang dari area drop-off hingga ke peron.
“Porter ada 180 orang,” ujar Franoto kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Para porter ini mudah dikenali dari kemeja khusus berwarna kuning dengan nomor identitas. Selain melayani secara langsung di lokasi, jasa mereka kini juga bisa dipesan melalui aplikasi resmi Eporter oleh KAI.
Salah satu porter, Agung (26), mengaku jumlah order meningkat signifikan saat musim mudik. Ia menyebut lonjakan bisa mencapai tiga kali lipat dibanding hari biasa, terutama karena banyak penumpang datang dalam rombongan.
“Kalo penumpangnya sih lebih rame pasti. Buat rombongan ini kan pasti satu kursi satu order buat semua. Rame semuanya. Bisa 3 kali lipat dari biasanya,” tutur Agung.
Menurut Agung, jam sibuk juga menjadi lebih panjang karena adanya kereta tambahan yang beroperasi di siang hari. Kondisi ini membuat aktivitas porter semakin padat dibanding hari normal.
“Jam sibuknya lebih panjang. biasanya jam 10 pagi sampai 4 sore, soalnya ada kereta tambahan di jam segitu,” lanjutnya.
Meski permintaan meningkat, tarif jasa porter tetap standar, berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per layanan, tergantung kesepakatan dan jumlah barang yang dibawa.
“Tarifnya standar, Rp30 ribu sampai Rp50 ribu.” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: