Berdasarkan survei nasional Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), kepadatan tertinggi diprediksi terjadi di stasiun, bandara, terminal, pelabuhan, hingga lintas penyeberangan.
Untuk moda kereta api, Stasiun Pasar Senen di Jakarta diprediksi menjadi stasiun keberangkatan terpadat dengan sekitar 2,38 juta penumpang. Sementara untuk kedatangan, Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi tujuan terpadat dengan sekitar 0,87 juta penumpang.
Di sektor transportasi udara, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang tercatat sebagai bandara tersibuk, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Jumlah penumpang yang berangkat dari bandara ini diperkirakan mencapai 2,13 juta orang, sedangkan penumpang datang sekitar 1,05 juta orang.
Untuk angkutan darat berbasis bus, Terminal Pulo Gebang di Jakarta menjadi terminal asal terpadat dengan sekitar 2,31 juta penumpang. Adapun Terminal Tirtonadi di Solo diproyeksikan menjadi terminal tujuan terpadat dengan 1,44 juta penumpang.
Sementara itu, di jalur laut, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta menjadi pelabuhan keberangkatan terpadat dengan sekitar 0,21 juta penumpang. Untuk tujuan, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya diperkirakan menerima sekitar 0,16 juta penumpang.
Khusus untuk penyeberangan, lintas Merak–Bakauheni menjadi yang paling padat dengan total pergerakan mencapai 6,06 juta orang.
Lonjakan mobilitas di berbagai simpul transportasi ini menunjukkan tingginya konsentrasi arus mudik di titik-titik utama nasional. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari penumpukan dan memastikan perjalanan tetap aman serta lancar selama periode Lebaran 2026.
BERITA TERKAIT: