Dikutip dari
CNBC International, bursa Jepang memimpin penguatan dengan indeks Nikkei 225 naik 1,98 persen ke 65.975,32, sementara Topix turut menguat 0,53 persen.
Di Korea Selatan, Kospi melonjak tajam 2,28 persen, mencerminkan penguatan luas di saham-saham utama, sedangkan indeks Kosdaq naik tipis 0,25 persen.
Bursa S&P/ASX 200 Australia juga ditutup menguat 0,82 persen ke level 8.663,70, mengikuti sentimen positif regional yang didorong oleh meredanya kekhawatiran geopolitik dan penguatan saham global.
Sementara pasar Hong Kong cenderung lebih hati-hati. Kontrak berjangka Hang Seng bergerak sedikit lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di 25.006,16, mencerminkan sikap wait and see investor terhadap perkembangan geopolitik dan arah kebijakan global.
Tekanan geopolitik tetap membayangi pasar setelah laporan menyebut Iran kembali meluncurkan rudal ke target yang tidak disebutkan, beberapa jam setelah Pentagon menyatakan Teheran menembakkan rudal balistik ke arah Kuwait serta mengerahkan drone di sekitar Selat Hormuz.
Namun, kekhawatiran tersebut sebagian tertahan oleh kabar bahwa Washington dan Teheran disebut “sebagian besar telah menyetujui” kerangka kesepakatan sementara untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung tiga bulan.
BERITA TERKAIT: