Dikutip dari
CNBC, indeks ASX 200 Australia turun 1,02 persen pada awal perdagangan. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,58 persen, setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh level 58.000. Indeks Topix juga turun 0,58 persen.
Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi justru naik tipis 0,35 persen, namun indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil anjlok 1,36 persen.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.703, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 27.032,54.
Tekanan pasar global dipicu kekhawatiran investor terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang dinilai dapat mengganggu model bisnis sejumlah sektor di Amerika Serikat.
Investor Asia kini mencermati potensi dampak lanjutan dari gejolak Wall Street, meskipun Taiwan, yang menjadi salah satu pusat industri AI, sedang libur dalam rangka Tahun Baru Imlek.
BERITA TERKAIT: