Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan, aksi beli tersebut menyasar saham-saham dengan valuasi menarik yang didukung fundamental dan likuiditas yang kuat.
"Aktif membeli saham-saham yang kemarin kami bilang memiliki valuasi yang menarik, perusahaan yang baik, dengan
cashflow yang baik, dan juga dengan fundamental dan likuiditas yang baik," ujar Pandu di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Namun Pandu menolak membeberkan sektor saham yang diborong Danantara. Ia hanya menegaskan, saham-saham tersebut memiliki profil bisnis dan portofolio yang baik.
"Kita aktif, partisipan, membeli saham-saham, yang tadi saya bilang,
cashflow-nya bagus memiliki
profile business yang bagus, valuasi yang baik, dan juga perlu likuiditas yang baik," pungkas Pandu.
Sebelumnya Pandu juga sempat mengatakan bahwa Danantara akan menempatkan sekitar 50 persen dana kelolaannya pada instrumen investasi di dalam negeri.
"Sebagian akan ada di pasar modal. Tentu kita ingin berpihakan pada pasar modal Indonesia. Kita bisa masuk baik di pasar obligasi ataupun di pasar saham," kata Pandu pada Minggu 1 Febuari 2026.
BERITA TERKAIT: