IHSG tercatat menyentuh rekor
intraday di level 9.002 sekitar pukul 10.05 WIB pada perdagangan hari ini. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, pergerakan tersebut menjadi sinyal sinyal pelaku pasar menilai ekonomi nasional positif.
"IHSG itu menunjukkan bahwa investor semakin percaya pada fondasi perekonomian kita ke depan. Investor pasar modal
forward oriented, kalau mereka enggak percaya langkah-langkah kita walaupun saya ngomong sampai busa-busa, tetap saja jatuh investor enggak akan masuk," ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu Jakarta.
Purbaya juga meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin membaik dan berdampak langsung terhadap kinerja emiten di pasar modal, sekaligus meningkatkan minat investor untuk masuk lebih awal.
"Kelihatannya ke depan akan baik ekonominya, otomatis perusahaan yang
listed di bursa untung makin gede, valuasinya bakal naik. Makanya mereka enggak mau ketinggalan masuk ke pasar modal," jelasnya.
Lebih lanjut, Bendahara Negara itu optimis IHSG berpeluang mencetak rekor baru hingga menyentuh level 10.000.
"Ini menunjukkan ada perbaikan sentimen investor domestik maupun global terhadap perekonomian Indonesia. Tahun ini (level IHSG) 10 ribu enggak susah-susah amat," tambahnya.
Sayangnya, perdagangan sore ini IHSG ditutup di zona merah, melemah 19,342 poin atau 0,22 persen ke level 8.925. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.918,405 hingga 9.002.
Tercatat 302 saham menguat, 370 saham melemah, dan 138 saham stagnan. Adapun nilai transaksi tercatat mencapai Rp29,020 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 55,078 miliar saham.
BERITA TERKAIT: