Kimia Farma Perkuat Fondasi Bisnis Lewat Suntikan Dana Rp846 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 06 Januari 2026, 14:25 WIB
Kimia Farma Perkuat Fondasi Bisnis Lewat Suntikan Dana Rp846 Miliar
Ilustrasi (Foto: Kimia Farma)
rmol news logo PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengambil langkah strategis untuk memperkuat struktur finansialnya di penghujung tahun. 

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dikutip Selasa 6 Januari 2026, emiten farmasi plat merah ini resmi mengantongi pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp846 miliar dari Bio Farma pada 31 Desember 2025.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Suntikan modal tersebut diproyeksikan menjadi mesin penggerak keberlangsungan perseroan dalam jangka pendek. 

Fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan dana kas untuk modal kerja dan pemenuhan kewajiban operasional, terutama pada aspek produksi dan penjualan yang menjadi inti bisnis perusahaan. Selain itu, dana ini juga dialokasikan untuk menyelesaikan utang dagang serta pemenuhan kewajiban terkait regulasi.

Sebagai bentuk komitmen atas pinjaman tersebut, KAEF memberikan jaminan aset senilai maksimal Rp775,2 miliar. Agunan ini mencakup tanah, bangunan, piutang, hingga persediaan perusahaan, yang secara nilai setara dengan 120 persen dari plafon Rp646 miliar.

Langkah penguatan modal ini dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan. Saat ini, perseroan sedang berupaya keras menjaga keseimbangan antara likuiditas dan profitabilitas, sembari menavigasi tekanan dari kenaikan suku bunga pinjaman yang berdampak pada pengelolaan modal kerja.

Namun, Kimia Farma tidak hanya mengandalkan bantuan finansial. Perseroan secara paralel tengah menjalankan transformasi besar-besaran melalui enam pilar strategi, yakni memperkuat ketahanan modal kerja, meningkatkan kompetensi SDM, melakukan digitalisasi proses bisnis, mendorong efisiensi operasional, memperketat tata kelola perusahaan (GCG), serta mempererat sinergi di dalam grup.

Melalui kombinasi pinjaman modal dan strategi transformasi ini, manajemen berharap kinerja perseroan akan terkerek naik. Dukungan dari Bio Farma ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan yang lebih sehat dan menjamin masa depan bisnis Kimia Farma yang lebih stabil. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA