Pada penutupan perdagangan Kamis, 30 Juli 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 613,92 poin atau 1,19 persen ke level 52.208,06. S&P 500 menguat 1,7 persen ke 7.437,63, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 2,8 persen ke 25.122,18, sekaligus mengakhiri tren penurunan selama enam hari berturut-turut.
Penguatan pasar dipimpin oleh sektor teknologi dan semikonduktor. Saham Microsoft melesat sekitar 16 persen setelah membukukan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi, didukung pertumbuhan kuat layanan komputasi awan Azure. Kenaikan tersebut turut mengangkat saham-saham chip, dengan Micron Technology melonjak 18 persen, Advanced Micro Devices (AMD) naik lebih dari 13 persen, sementara ETF semikonduktor SOXX menguat lebih dari 8 persen.
Di sisi lain, saham Meta Platforms justru anjlok sekitar 8 persen setelah perusahaan memberikan proyeksi pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan pasar serta melaporkan penurunan tajam arus kas bebas pada kuartal kedua.
Kenaikan Wall Street menjadi pembalikan dari perdagangan sehari sebelumnya, ketika Dow Jones sempat merosot lebih dari 1.100 poin akibat kekhawatiran investor terhadap sikap The Fed yang dinilai belum cukup agresif dalam mengendalikan inflasi. Kekhawatiran tersebut sempat mendorong lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS, dengan yield obligasi tenor 30 tahun menyentuh level tertinggi sejak 2007.
Perhatian pelaku pasar kini beralih ke gelombang laporan keuangan perusahaan besar lainnya, termasuk Amazon, Apple, dan Coinbase, yang diumumkan setelah penutupan perdagangan. Hasil laporan tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan Wall Street dalam jangka pendek.
BERITA TERKAIT: