Per 1 Januari 2026, Harga Pertamax Cs Turun Serentak di Seluruh Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 01 Januari 2026, 08:46 WIB
Per 1 Januari 2026, Harga Pertamax Cs Turun Serentak di Seluruh Indonesia
Pom bensin di wilayah Jakarta Selatan (RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Mengawali tahun 2026, PT Pertamina (Persero) memberikan "kado" manis bagi para pengguna kendaraan. Terhitung mulai hari ini, Kamis 1 Januari 2026, harga Pertamax dan seluruh jajaran BBM non-subsidi resmi mengalami penurunan harga.

Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang baru saja merayakan pergantian tahun.

Di wilayah DKI Jakarta, para pengguna Pertamax (RON 92) kini cukup merogoh kocek Rp12.350 per liter, turun dari harga sebelumnya yang bertengger di angka Rp12.750 pada Desember 2025. 

Penurunan ini juga diikuti oleh varian bensin kelas atas lainnya; Pertamax Turbo kini dibanderol Rp13.400 per liter, sementara Pertamax Green 95 turun menjadi Rp13.150 per liter.

Sektor mesin diesel bahkan mencatatkan penurunan yang lebih tajam. Harga Dexlite terpangkas menjadi Rp13.500 per liter dari yang sebelumnya Rp14.700. Sementara itu, Pertamina Dex yang sempat menyentuh angka Rp15.000, kini turun cukup signifikan menjadi Rp13.600 per liter. 

Di sisi lain, pemerintah memilih untuk tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi, di mana Pertalite masih dipatok pada harga Rp10.000 dan Solar Subsidi di angka Rp6.800 per liter.

Mengenai alasan di balik perubahan harga ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan berdasarkan mekanisme pasar dan regulasi pemerintah. Penentuan harga ini sangat dipengaruhi oleh tren rata-rata minyak dunia, seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus, serta pergerakan kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

"Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif," ujar Roberth dalam keterangan resminya.

Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa harga yang berlaku bisa bervariasi di setiap wilayah. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah provinsi. Melalui kebijakan ini, Pertamina berharap tetap bisa memberikan akses energi berkualitas dengan harga yang bersaing di awal tahun baru. 


Berikut daftar harga BBM Pertamina di DKI Jakarta Per 1 Januari 2026:

- Pertalite: Tetap Rp10.000 per liter
- Solar Subsidi: Tetap Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp12.750 per liter
- Pertamax Green (RON 95): Rp13.150 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 per liter dari sebelumnya Rp13.750 per liter
- Dexlite: Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp14.700 per liter
- Pertamina DEX: Rp13.600 per liter dari sebelumnya Rp15.000 per liter. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA